Analisa Pengaruh Beban Kerja Mental Terhadap Kinerja Karyawan Menggunakan Metode Nasa-TLX Pada Hekikai Indonesia

  • Fikri Ramadhan Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Kusnadi Kusnadi Universitas Singaperbangsa Karawang

Abstract

Tingginya demand setiap hari membuat karyawan pada bagian produksi tidak dapat meyelesaikan pekerjaan sesuai target, sehingga karyawan harus melakukan over time untuk menyelesaikan pekerjaannya. Seringnya over time memiliki dampak terhadap karyawan, baik secara fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan mengukur besarnya beban kerja karyawan departemen PPIC khususnya di bagian produksi menggunakan metode NASA TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index). NASA TLX merupakan metode yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar beban kerja mental yang dihadapi oleh karyawan yang berhubungan langsung dengan kegiatan. Metode ini mengukur 6 dimensi ukuran beban kerja yaitu Mental Demand, Physiical Demand, Temporal Demand, Performance, Effort, dan Frustation Level. Berdasarkan skor yang diperoleh, diketahui beban kerja mental tertinggi sebesar 67,33% dan untuk beban kerja mental paling rendah sebesar 54,67%. Jika nilai beban mental terlalu besar maka harus ada perubahan metode dalam mekakukan kegiatan pekerjaan, yang nantinya jumlah over time dan nilai beban kerja mental dapat mengalami penurunan melalui metode NASA TLX.

Keywords: Sumber daya manusia, beban mental, NASA TLX

Downloads

Download data is not yet available.

References

A.H. Maslow, F. H. (2005). Job Satisfaction Theory.

Grandjean, E. &. (1997). Fitting the task to the human a textbook of occupational ergonomics. CRC press.

Grandjean, P. (2000). Maternal seafood diet, methylmercury exposure, and neonatal neurologic function. The Journal of pediatrics, 599-605.

Group, H. P. (1988). NASA Task Load Index (TLX) Paper and Pencil Package. NASA Ames Research Center: California, 1-19 .

Hart, S. d. (1988). Development of NASA Task Load Index (TLX):Results of Empirical and Theoritical Research. California: NASA-Ames Research.

Hidayat, T. F. (2013). Pengukuran Beban Kerja Perawat Menggunakan Metode NASA-TLX di Rumah Sakit XYZ. e-Jurnal Teknik Industri,, 42-47.

Hock, H. H. (2019). Language history, language change, and language relationship An introduction to historical and comparative linguistics. Walter de Gruyter GmbH & Co KG.

Hoonaker, P. e. (2013). Measuring workload of ICU nurses with questionnaire survey. the NASA Task load Index (TLX). USA: IIE Transactions on Healthcare System Engineering.

Manuaba. (2000). Hubungan Beban Kerja dan Kapasitas Kerja. Jakarta: RIneka Cipta.

Menpan. (1997). Definisi Beban kerja.

Ramadhan, R. T. (2014). Analisa Beban Kerja Dengan Menggunakan Work , 964-973.

Rodahl. (1989). Hubungan Beban Kerja dan Kapasitas Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

Simanjuntak, R. (2010). Analisis beban kerja mental dengan metode Nasa-TLX. Yogyakarta: Teknik Industri, Institusi sains & Teknologi AKPRIND.

Tarwaka, S. L. (2004). Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan produktivitas. Surakarta: UNIBA PRESS.

Widyanti, A. (2010). Pengukuran beban kerja mental dalam searching task dengan metode rating scale mental effort (RSME). Bandung: Teknik Industri ITB.

Published
2022-12-31
How to Cite
Ramadhan, F., & Kusnadi, K. (2022). Analisa Pengaruh Beban Kerja Mental Terhadap Kinerja Karyawan Menggunakan Metode Nasa-TLX Pada Hekikai Indonesia. Jurnal Teknik, 20(2), 158-164. https://doi.org/10.37031/jt.v20i2.291
Abstract Views : 1611 | DOWNLOAD PDF Views : 957