Persepsi Pengemudi Ojek Online terhadap Titik Kumpul di Kota Bandung

  • Asta Juliarman Hatta Universitas Negeri Gorontalo
  • Allis Nurdini Institut Teknologi Bandung
  • Dara Fitriani Universitas Negeri Gorontalo

Abstract

Moda transportasi online muncul pada tahun 2011 dan mulai berkembang di tahun 2015 dengan penambahan layanan lainnya. Jenis moda transportasi yang menggunakan motor sebagai alat transportasinya disebut sebagai ojek online (ojol). Kemunculan ojek online menimbulkan maraknya titik kumpul pengemudi yang mengambil lahan ruang publik sebagai titik kumpul. Salah yang dijadiikan titik kumpul oleh pengemudi ojol yaitu Jalan Pelesiran. Studi ini bertujuan untuk mengungkap alasan atau faktor yang menjadi penyebab suatu tempat menjadi titik kumpul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan grounded-theory. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei, observasi, dan wawancara. Respon (jawaban) dari pengemudi dikaitkan dengan teori persepsi dan teori nodes yang selanjutnya dibentuk ke dalam kata-kata kunci yang akhirnya menjadi faktor-faktor pengemudi memilih tempat tersebut sebagai titik kumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 faktor pemilihan titik kumpul ojek online yaitu faktor banyak orderan, lokasi strategis, titik jemput, dekat warung, dekat rumah, keamanan, tujuan pengantaran dan komunitas. Dari faktor-faktor yang diperoleh, faktor keamanan dan faktor komunitas merupakan dua faktor pendukung yang dapat diperhatikan lebih lanjut dalam perencanaan titik kumpul oleh perencana kota di masa mendatang. Hal ini dikarenakan kedua faktor tersebut turut memberi andil positif terhadap lingkungan sekitar.

Keywords: Moda transportasi, Ojek online, Persepsi, Titik kumpul

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amajida, F. D. (2016). Kreativitas digital dalam masyarakat risiko perkotaan: Studi tentang ojek online “Go-Jek” di Jakarta. Informasi, 46(1), 115–128.

Anfasa, M. (2020). Perbandingan Biaya Transportasi Ojek Online Dan Angkutan Kota Sebagai Moda Transportasi Oleh Mahasiswa Universitas Al-Washliyah (Studi Kasus). UMSU.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Dhini, D. R. F., Tampubolon, A. C., & Alprianti, R. R. (2018). Persepsi Pengguna terhadap Kualitas Visual pada Ruang Perkuliahan. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 7(1), 38–45.

Dipta, A. A. P. (2015). Karakteristik Ruang Koridor Jalan Panggung Pecinan Kembang Jepun Surabaya Sebagai Koridor Wisata Urban Heritage. UAJY.

Hantono, D. (2019). Kajian Perilaku Pada Ruang Terbuka Publik. NALARs, 18(1), 45. https://doi.org/10.24853/nalars.18.1.45-56

Hardiyanti, N., & Devi, S. M. (2015). WARUNG SEBAGAI RUANG BERKUMPUL: Studi Kasus: Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA, 1(01), 100–113.

Hashemnezhad, H., Heidari, A. A., & Mohammad Hoseini, P. (2013). Sense of place” and “place attachment. International Journal of Architecture and Urban Development, 3(1), 5–12.

Hawkins, D., & David L, M. (2015). Consumer Behavior: Building Marketing Strategy 11th Ed.

Kiswari, M. D. N., & Tarigan, R. (2016). Identifikasi Fungsi Pada Ruang Publik di Perumahan Mlaten Karya Thomas Karsten.

Kumar, R. (2005). Research Methodology: A step by Step Guide for Beginner. Sage Publications.

Kumar, R. (2018). Research methodology: A step-by-step guide for beginners. Sage.

Kurniadi, F., Akbar, E. P., Destria, C., Binaan, D. D. K., Arsitektur, J. T., Pontianak, P. N., Gedung, D. A. B., Arsitektur, J. T., Sebaran, P., & Online, O. (2020). PENGARUH SETTING RUANG TERBUKA TERHADAP POLA. 2(1), 8–19.

Kurniasari, P. (2018). Analisis Persepsi Kemanfaatan Dan Persepsi Kemudahan Terhadap Minat Perilaku Penggunaan Aplikasi Transportasi Online Pada Mahasiswa Universitas Brawijaya. Universitas Brawijaya.

Lynch, K. (1964). The image of the city. MIT press.

Zahnd, M. (1999). Perancangan kota secara terpadu.

Published
2022-12-31
How to Cite
Hatta, A. J., Nurdini, A., & Fitriani, D. (2022). Persepsi Pengemudi Ojek Online terhadap Titik Kumpul di Kota Bandung. Jurnal Teknik, 20(2), 89-100. https://doi.org/10.37031/jt.v20i2.311
Abstract Views : 240 | DOWNLOAD PDF Views : 273

Most read articles by the same author(s)